JAKARTA – Angin kencang melanda wilayah Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin 26 Januari 2026 pukul 02.45 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah dan fasilitas sekolah mengalami kerusakan.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menuturkan berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 10.00 WIB Senin pagi, jumlah rumah yang rusak mencapai 51 unit.
“Dugaan penyebab: angin kencang. Objek terdampak 51 rumah tinggal, 4 gudang kayu, 1 sekolah, dan 1 musala,” kata Yohan, Selasa (27/1/2026).
Peristiwa yang terjadi pada dini hari tersebut berdampak pada Kelurahan Kali Baru, Kelurahan Semper Timur, dan Kelurahan Cilincing. Bangunan yang mengalami kerusakan paling banyak berada di Kelurahan Kali Baru.
“Kelurahan Kali Baru RW 06 RT 02 terdapat 12 rumah tinggal dan 4 gudang kayu yang terdampak dengan korban 16 KK/43 jiwa. Di RW 07 RT 03, 05, 08, 09, 12, 13, dan 15 terdapat 34 rumah tinggal, 1 sekolah, dan 1 musala yang terdampak. Lalu di RW 12 RT 04 terdapat 4 rumah tinggal terdampak,” kata Yohan.
Sementara itu, sebanyak 20 rumah terdampak berada di Kelurahan Semper Timur. Adapun di Kelurahan Cilincing terdapat 15 rumah tinggal yang mengalami kerusakan.
Yohan memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, estimasi kerugian masih dalam proses pendataan.
(Arief Setyadi )