Bak Adegan Film Mata-Mata, Barter Tahanan Mantan Marinir AS dengan Pilot Rusia Berlangsung Dramatis

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 28 April 2022 17:19 WIB
Barter tahanan Rusia dan AS (Foto: AFP)
Share :

Saat menjalani hukuman di penjara AS, Yaroshenko berulang kali mengeluh bahwa dia telah dipukuli dan menuduh administrasi penjara tidak memberinya bantuan medis.

Menurut Yaroshenko dan istrinya, kesehatannya menurun drastis saat berada dalam tahanan AS. Namun, banding yang diajukan pada tahun 2012 ditolak setahun kemudian, begitu pula banyak permohonan grasi yang dikirim selama bertahun-tahun oleh narapidana dan istrinya kepada Presiden Amerika Trump dan Biden.

Yaroshenko sendiri mengatakan bahwa dia telah kehilangan kepercayaan pada sistem peradilan AS, mengklaim bahwa kasusnya bermotif politik. Berbicara kepada wartawan Rusia pada tahun 2016, dia mengatakan bahwa di Amerika “sebaiknya Anda melupakan demokrasi dan hak asasi manusia,” sebagaimana dibuktikan oleh kasusnya.

Segera setelah penangkapan dan ekstradisi Yaroshenko ke AS, Kementerian Kehakiman Rusia melakukan kampanye untuk membebaskannya, atau setidaknya membiarkan dia menjalani sisa hukumannya di Rusia, mengajukan petisi kepada Washington untuk memindahkannya pulang. Kembali pada tahun 2019, Moskow juga menawarkan pertukaran tahanan dengan AS.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya