3. Raja Wengker
Setelah menjadi buronan akibat tindakannya yang memicu Perang Bubat, Gajah Mada kemudian dikepung oleh bala tentara Raja Wengker dan Majapahit. Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit pun merasa kecewa akan gagalnya pernikahan dirinya dengan putri Sunda.
Raja Wengker saat itu, Abiseka Sri Wijayarajasa, menuntut Gajah Mada dihukum dengan hukuman yang setimpal. Tuntutan Raja Wengker untuk menghukum Gajah Mada itu mendapat sokongan Raja Kahuripan. Ia bersama pasukan Majapahit juga mengepung kediaman Gajah Mada dengan persenjataan yang lengkap.
Gajah Mada pun melakukan semedi. Pasukan kerajaan tak dapat menemukan Gajah Mada, namun justru melihat istri Gajah Mada dengan keris terhunus di tangan. Mereka menjarah harta benda di rumah Gajah Mada. Pasukan Majapahit pun memburu Gajah Mada ke berbagai tempat, tapi tetap tak menemukan Gajah Mada. Dalam Kidung Sundayana, diketahui, ketika Gajah Mada bersemedi, jiwa raganya moksa ke Wisnuloka.
Baca juga: Akhir Kisah Jayanegara, Raja Kedua Majapahit Tewas Ditusuk Abdi Dalemnya Sendiri
(Fakhrizal Fakhri )