Bung Karno Kecil Merana Menyambut Lebaran, Miskin dan Sangat Ingin Main Petasan

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 02 Mei 2022 11:01 WIB
Bung Karno (Foto: Youtube)
Share :

Hari Lebaran lebih setengah abad yang lalu, Bung Karno berbaring seorang diri dalam kamar-tidurnya yang kecil yang hanya cukup untuk satu tempat-tidur.

Dengan hati yang gundah dirinya mengintip keluar arah ke langit melalui tiga buah lubang udara yang kecil-kecil pada dinding bambu. Lubang itu besarnya kira-kira sebesar batubata.

Bung Karno merasa dirinya sangat malang. Hatinya serasa akan pecah melihat di sekeliling terdengar bunyi petasan berletusan di sela oleh sorak-sorai kawan-kawannya karena kegirangan. Betapa hancur dan luluh hatinya, mengapa semua kawan-kawannya dapat membeli petasan yang harganya satu sen itu, namun dirinya tidak. 

“Alangkah dahsyatnya perasaan itu. Mau mati aku rasanya,”

Satu-satunya jalan bagi seorang anak untuk mempertahankan diri ialah dengan melepaskan sedu-sedan yang tak terkendalikan dan meratap di atas tempat-tidurnya. Bung Karno teringat ketika menangis kepada ibu dan mengumpat.

Dari tahun ke tahun dia selalu berharap-harap, tapi tak sekalipun bisa melepaskan mercon. Suatu ketika, di malam hari datang seorang tamu menemui ayahnya. Dia memegang bungkusan kecil di tangannya. “Ini," katanya sambil mengulurkan bingkisan itu kepada Bung Karno.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya