Patung Marmer Romawi Kuno Terjual Seharga Rp500 Ribu di Toko Barang Bekas

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 07 Mei 2022 14:38 WIB
Laura Young dan patung Romawi kunonya. (Foto: Laura Young)
Share :

AUSTIN – Sebuah patung dari zaman Romawi ditemukan di sebuah toko barang bekas di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS). Patung yang “harganya tidak ternilai” itu dibeli oleh Laura Young hanya dengan USD35 (sekira Rp500.000) pada 2018 lalu.

Young, seorang pedagang barang antik independen dan kuno, mengatakan kepada BBC bahwa dia mendatangi toko barang bekas 'Goodwill' di Austin dengan harapan “menemukan sesuatu yang keren”.

BACA JUGA: 4 Fakta Perbudakan Romawi Kuno, Bagaimana Mereka Bisa Bebas? 

Dia mengatakan bahwa saat diperiksa di bawah sinar matahari patung itu tampak “sangat, sangat tua”. Setelah melakukan pencarian Google terkait patung marmer Romawi, Young berpikira bahwa benda itu sangat mirip.

Dia kemudian mengajukan beberapa pertanyaan dan patung itu ternyata adalah patung Romawi berusia 2.000 tahun dari abad ke-1 SM atau abad ke-1 M - sebuah barang yang sangat berharga.

"Saya bahkan tidak yakin bagaimana mungkin memberikan nilai uang yang berarti pada sesuatu yang memiliki sejarah penting, tetapi di sisi lain tidak akan pernah bisa dijual," kata Lynley McAlpine dari Museum Seni San Antonio sebagaimana dilansir BBC.

Dia mengatakan patung itu bisa mewakili Sextus Pompey, seorang pemimpin militer Romawi yang berperang melawan Julius Caesar.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kepemilikan patung itu dapat ditelusuri ke sebuah replika Kota Romawi di Jerman yang memamerkan artefak asli di samping yang replika.

Kota Pompejanum di Bavarian Aschaffenburg, Jerman dibangun pada 1840-an dan telah rusak parah oleh pengeboman Sekutu selama Perang Dunia Kedua.

Bagaimana patung itu bisa terbawa dari Aschaffenburg ke Austin tidak jelas, tetapi tampaknya seorang tentara Amerika membawa patung itu ke AS. Pasukan Amerika ditempatkan di Aschaffenburg sampai akhir Perang Dingin.

Dan karena itu mungkin barang yang dijarah selama masa perang, Nona Young tidak bisa berpikir untuk menjualnya sebagai barang antik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya