Masjid Nabawi Gelar Pameran Arsitektur, Informasi Tampil dalam 12 Bahasa

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 10 Mei 2022 11:57 WIB
Miniatur model Masjid Nabawi. (Foto: SPA)
Share :

MADINAH Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi memiliki sejarah panjang selama 1.400 tahun, dan menjadi saksi keindahan dan keakuratan arsitektur Islam. Arsitektur Masjid Nabawi dinilai memiliki desain teknik, dekorasi perkotaan yang indah, benda-benda warisan, dan harta berharga.

BACA JUGA: Buka Puasa di Masjid Nabawi, Unboxing Paket Takjil Isinya Apa Saja?

Diwartakan Arab News, Badan Urusan Masjid Nabawi telah menyelenggarakan pameran tentang arsitektur Masjid Nabawi, dari blok bangunan pertama hingga pembukaannya oleh Pangeran Faisal bin Salman, gubernur Madinah, untuk memperkaya pengalaman pengunjung.

Pameran yang berlokasi di selatan Masjid Nabawi, di atas lahan seluas 2.200 meter persegi ini mengulas sejarah arsitektur bangunan sejak pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya hingga perluasan negara-negara Saudi pertama, kedua, dan ketiga.

Pameran itu sebagian besar berfokus pada ekspansi Saudi dari era mendiang Raja Abdulaziz dan putra-putranya setelahnya, mendiang Saud, Faisal, Khalid, Fahd, dan Abdullah, sampai era Raja Salman saat ini, dimana Masjid Nabawi memberikan perawatan dan pelayanan terpadu yang diberikan kepada pengunjung dan jamaah.

BACA JUGA: Khotbah di Masjidil Haram Akan Disiarkan dalam Bahasa Internasional

Pelayanan ini mencakup teknologi modern dan layar interaktif yang menampilkan arsitektur dan informasi yang berkaitan dengan Masjid Nabawi. Ada juga film dan gedung bioskop.

Masjid Nabawi memiliki aula khusus untuk barang-barang berharga, termasuk harta langka dari Dua Masjid Suci dan artefak kuno yang diawetkan selama berabad-abad.

Pameran ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman pengunjung dengan berbicara tentang fitur Masjid Nabawi, seperti mimbar, mihrab, kubah dan kanopi, pintu, adzan, muazin, menara, suar, alun-alun, dan layanan yang ditawarkan kepada orang-orang.

Pengunjung pameran akan dapat melihat konten dalam beberapa bahasa melalui panel dinding dan layar interaktif. Semua hasil pameran dalam bahasa Arab dan Inggris, sedangkan isinya telah diterjemahkan ke dalam 12 bahasa.

Ada juga terjemahan audio, yang memungkinkan pengunjung mengakses konten pameran melalui perangkat khusus.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya