“Bagaimana penerimanya, bagaimana bertemu dengan Kaisar, bagaimana berdiri, bagaimana memberi hormat, sama-sama memberi hormat, yang kita kan tidak mau punya kebiasaan itu, tapi kita harus mengikuti kebiasaan yang ada di negeri ini (Jepang), tapi kan tidak susah. Dan mereka juga sangat menghormati kita semuanya. Jadi kalau kita tunduk, saya tunduk, Kaisar juga tunduk, seperti itu,” kata JK.
Selain itu, JK juga menceritakan bagaimana pengamanan protokoler Istana Jepang yang tidak seperti di Indonesia. Meskipun sangat ketat, namun sekuriti tidak di mana-mana. Namun, JK mengakui bahwa Jepang bekerja sangat cermat dan detail.
“Jadi pengalaman juga bagaimana pengaturan di Istana itu protokolnya sangat ketat tetapi sekuriti-nya tidak seperti kita, itu bebas-bebas aja kelihatannya, tidak ada sekuriti di mana-mananya. Tapi yang paling penting bahwa mereka itu bekerja dengan sangat cermat sekali, detail sekali,” katanya.
(Arief Setyadi )