Pemerintah Sudah Siapkan Protokol Surveilans Tangani Kasus Hepatitis Misterius

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 11 Mei 2022 18:46 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Share :

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan, saat ini pemerintah telah menyiapkan protokol surveilans untuk menangani kasus hepatitis misterius pada anak.

Menkes mengatakan, pihaknya menyiapkan tes SGPT atau Serum Glutamat Piruvat Transaminase dan SGOT atau Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase terutama yang berhubungan dengan kerusakan sel hati.

“Yang penting adalah kita sudah mempersiapkan protokol untuk surveilansnya. Yang penting adalah dites SGPT, SGOT kalau sudah di atas 100, karena normalnya 30, itu yang harus bener-bener dirujuk ke faskes (fasilitas kesehatan),” kata Menkes usai melakukan rapat koordinasi di Istana Wakil Presiden (Wapres), Rabu (11/5/2022).

Menkes menegaskan, jika pada kerusakan tersebut sudah di atas 500 harus dimasukkan ke fasilitas kesehatan rujukan.

“Nah kalau sudah di atas 500, itu harus dimasukkin ke faskes rujukan yang memang sudah kita latih untuk itu. Tapi untuk temen-temen di Inggris yang paling banyakan 100-an dan Amerika yang kedua. Itu tidak terjadi klaster,” ujarnya.

Menkes menegaskan, penyakit hepatitis ini tidak seperti penyakit pandemi. “Jadi kesimpulannya sampai sekarang penyebarannya tidak seperti penyakit-penyakit pandemi, karena kalau menular kan saya katakan pasti teman-teman kena kan, ini tidak terjadi.”

Selain itu, Menkes memastikan telah melakukan koordinasi dengan Centers for Disease Control and Prevention atau pengendalian penyakit di Amerika dan Inggris bahwa klasterisasi tidak terjadi dan tidak menular.

“Kita sudah ngomong CDC dengan Amerika kita sudah ngomong dengan CDC Inggris, klasterisasi itu tidak terjadi. Itu nomor satu. Jadi ini tidak semenular yang dibayangkan banyak orang,” tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya