Para prajurit menendang tubuh saudara-saudara itu ke dalam lubang, menutupinya dengan tanah dan pergi, menurut Mykola. Dia tidak bisa mengatakan berapa lama dia terbaring terkubur hidup-hidup, hanya saja dengan tangan dan kakinya masih terikat dia entah bagaimana berhasil keluar dari bawah mayat kakak laki-lakinya dan kembali ke tanah orang hidup.
"Sulit bagi saya untuk bernapas, karena Dima (Dmytro) berbaring di atas saya, tetapi menggunakan lengan dan lutut saya, saya dapat mendorong kakak laki-laki saya ke sisi pit, dan kemudian saya memanjat keluar,” lanjutnya.
Dalam kegelapan, dia terhuyung-huyung melewati ladang ke rumah terdekat, di mana seorang wanita membawanya dan merawatnya semalaman sebelum dia bisa kembali ke saudara perempuannya, yang telah menunggu dengan cemas berhari-hari di rumah ayah mereka.
"Saya pulang dan ada Mykola. Saya menatap matanya dan bertanya di mana yang lain? Dia bilang tidak ada yang lain," kenang Iryna sambil terisak.
Mykola mengatakan itu keajaiban dia selamat. Bekas luka di pipi dan di belakang telinganya masih terlihat sampai sekarang.
"Saya beruntung ... dan sekarang saya harus terus hidup," ujarnya. "Kisah ini perlu didengar oleh semua orang, tidak hanya di Ukraina, tetapi di seluruh dunia karena hal-hal seperti ini terjadi dan ini hanya satu dari satu miliar,” lanjutnya.