Menurut The Standard, Cheng juga mengkritik toko mainan tersebut karena menuduh putranya sengaja merusak barang tersebut.
"Dia mengambil libur sekolah hari ini. Kemarin, dia bertanya kepada saya tiga kali mengapa boneka itu begitu menakutkan," kata Cheng.
Dalam unggahan Facebook yang sekarang sudah dihapus yang awalnyadibagikan pada Selasa (24/5/20222), KKPlus mengklarifikasi bahwa kompensasi yang mereka terima untuk patung itu kurang dari harga ecerannya.
Toko mainan menambahkan bahwa mereka telah menghubungi orang tua anak laki-laki itu untuk menyelesaikan perselisihan dan akan belajar dari pengalaman ini.
South China Morning Post melaporkan KK Plus telah meminta maaf kepada Cheng dan menjanjikan pengembalian dana penuh.
(Susi Susanti)