Namun, setidak-tidaknya tak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa Bung Karno tidak mencobanya. Sebab, nasib Bung Karno adalah untuk menaklukkan, bukan untuk ditaklukkan, sekalipun pada waklu kecil, dalam permainan adu gasing ada sebuah gasing kepunyaan kawan yang berputar lebih cepat daripada kepunyaannya.
Dirinya pun mencari cara, dengan berpikir cepat Bung Karno melemparkan gasing itu ke dalam kali.
Kisah ini disadur dari Buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams
(Arief Setyadi )