Jakarta - Sungai Aare, Bern, Swiss sontak menjadi perhatian publik nasional usai Anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa disapa Eril, hilang terseret arus sungai saat berenang di sana.
Sungai Aare sendiri merupakan sungai terpanjang di Swiss dengan jarak 295 kilometer. Sungai ini membentang dari Kanton Bern, dan mengalir melewati Brienzersee dan Thunersee, lalu bertemu dengan sungai Rhein di dekat kota Waldshut, Jerman.
Sebagai sungai terpanjang di Swiss, Sungai Aare dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dan juga mancanegara untuk berbagai aktivitas, mulai dari lokasi wisata hingga menggelar tradisi renang.
Tradisi berenang di sungai terpanjang di Swiss ini menyedot perhatian turis dari berbagai dunia. Makanya tak heran kegiatah ini kemudian ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.
Bahkan, Kantor Kebudayaan Federal Swiss pun telah menetapkan kegiatan di Sungai Aare sebagai "tradisi hidup".
Suhu air di Sungai Aare pun dinilai cukup hangat untuk berenang bagi masyarakat Eropa, yaitu sebesar 15,1 derajar Celcius. Maka dari itu tak heran aktivitas berenang di Sungai Aare dapat menjadi tradisi.
Namun demikian, berenang di Sungai Aare hanya direkomendasikan bagi perenang profesional. Pasalnya, arus sungai ini cukup deras di waktu-waktu tertentu.
Karena itu, sungai ini juga avap kali digunakan oleh pecinta olahraga yang memicu adrenalin untuk aktivitas arung jeram.