HANOVER - Beberapa tahun yang lalu, umat manusia mencapai tonggak dalam sejarahnya, yakni kemunculan peradaban kompleks pertama yang diketahui. Orang-orang yang tinggal di kota-kota pertama dunia akan terasa familiar dalam banyak hal bagi warga kota masa kini. Namun sejak masa itu, otak manusia sebenarnya sudah sedikit menyusut.
Jeremy DeSilva, antropolog di Dartmouth College, Amerika Serikat (AS) mengatakan volume yang hilang, rata-rata, secara kasar setara dengan empat bola ping pong. Menurut analisis fosil tengkorak, yang diterbitkan DeSilva dan koleganya di sebuah jurnal ilmiah tahun lalu, penyusutan tersebut dimulai sekitar 3000 tahun yang lalu.
"Ini lebih baru dari yang kami antisipasi," terangnya.
"Awalnya kami memperkirakan hampir 30.000 tahun yang lalu,” lanjutnya.
Baca juga: Otak Manusia Usia 40 Tahun Berubah Menakjubkan, Ini Penjelasan Alquran dan Sains
Agrikultur muncul antara 10.000 dan 5000 tahun yang lalu, meskipun ada beberapa bukti bahwa budidaya tanaman mungkin sudah dimulai sejak 23.000 tahun yang lalu. Peradaban luas, penuh dengan arsitektur dan mesin, menyusul tak lama kemudian. Tulisan pertama muncul kira-kira pada waktu yang sama. Lalu kenapa, selama masa-masa perkembangan teknologi yang luar biasa ini, ukuran otak manusia malah mulai menyusut?
Baca juga: Pendiri Telegram Sebut Netflix dan TikTok Buruk untuk Otak Manusia
Pertanyaan itu membuat para ilmuwan garuk-garuk kepala. Dan itu juga menimbulkan pertanyaan tentang apa artinya ukuran otak bagi kecerdasan, atau kemampuan kognitif suatu hewan secara umum. Banyak spesies memiliki otak yang jauh lebih besar dari manusia namun kecerdasan mereka - sejauh yang kita pahami - sangat berbeda. Jadi volume otak dan kemampuan berpikir manusia tidaklah berhubungan langsung. Pasti ada faktor yang lain.