"Meskipun SIGAR mendapati bahwa sejumlah uang tunai diambil dari halaman istana dan dimuat ke helikopter, bukti menunjukkan bahwa jumlah itu tidak melebihi USD1 juta (Rp14 miliar) dan mungkin hampir USD500.000 (Rp7 miliar)," kata John Sopko, Inspektur jenderal khusus, yang menulis dalam sebuah surat kepada anggota parlemen AS, dikutip VOA.
"Sebagian besar uang itu diyakini berasal dari sebagian anggaran operasional pemerintah Afghanistan yang biasanya dikelola di istana presiden,” lanjutnya.
Dia juga mencatat mencatat bahwa dana lainnya sebesar USD5 juta (Rp72 miliar) juga dilaporkan hilang dari Afghanistan.
(Susi Susanti)