JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, tradisi yang telah berjalan sejak 53 tahun silam kembali digelar. Adapun tradisi yang dimaksud gelaran Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2022 kembali digelar sejak dua tahun vakum imbas pandemi Covid-19.
"Kembali saksikan Jakarta Fair muncul di kemayoran setelah 2 tahun absen. Terakhir kita merasakan pembukaan di Jakarta Fair 2019, 3 tahun lalu, dan waktu berjalan, Alhamdulillah pandemi (Covid-19) makin terkendali dan saat ini tradisi yang sudah berjalan 53 tahun. Ini yang ke-53 dan kita berharap Jakarta Fair makin besar, karena selama ini Jakarta Fair merupakan ajang pameran terbesar, terlama, terlengkap di kawasan Asia Tenggara," kata Anies dalam sambutan pembukaan Jakarta Fair 2022 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2022) malam.
BACA JUGA:Jakarta Fair 2022 Resmi Dibuka, Anies: Semoga Angka Pengunjung dan Transaksi Meningkat
Anies berharap Jakarta Fair 2022 dapat meningkatkan angka pengunjung dan transaksi dari tahun 2019 silam.
"Dalam catatan kita 2019 jumlah pengunjung mencapai 6,8 juta orang, transaksi Rp7,5 Triliun. Tahun ini mudah-mudahan angka itu terlewati lagi," ujarnya.
BACA JUGA:Anies Resmi Buka Jakarta Fair 2022 di Kemayoran
Lebih lanjut, Anies mengatakan hadirnya Jakarta Fair kembali setelah vakum 2 tahun sebagai tanda kebangkitan perekonomian pasca pandemi Covid-19.
"Adanya Jakarta Fair tahun ini maka tanda kebangkitan perekenomiaan kita makin terlihat," ucapnya.