Berperang untuk Ukraina, 3 Pejuang Asing Ini Dihukum Mati Pemberontak pro-Rusia

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 10 Juni 2022 14:41 WIB
Perang Rusia-Ukraina dimulai sejak 24 Februari lalu (Foto: AFP)
Share :

Separatis pro-Rusia telah menguasai sebagian wilayah itu sejak 2014. Moskow, yang telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak terlibat dalam konflik, mengatakan telah menargetkan pusat pelatihan Ukraina untuk "tentara bayaran asing" di wilayah Zhytomyr, sebelah barat Kyiv.

Kepresidenan Ukraina mengatakan empat orang tewas dalam serangan udara Rusia di Toshkivka, sebuah desa sekitar 25 km selatan Severodonetsk.

Empat orang lagi tewas dalam pertempuran di Donetsk dan penembakan merenggut nyawa dua orang di kota Kharkiv. Sedangkan korban lain tewas di wilayah Mykolayiv di selatan.

Di Kyiv, Menteri Dalam Negeri Ukraina Denys Monastyrsky mengatakan ibu kota tidak dalam bahaya langsung, tetapi pasukan tetap menjaga garis pertahanan di sekitar kota.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin membandingkan tindakannya dengan penaklukan Peter Agung atas pantai Baltik selama perang abad ke-18 melawan Swedia.

"Dengan melawan Swedia, dia meraih sesuatu Dia mengambilnya kembali," katanya kepada pengusaha muda di Moskow.

"Adalah tanggung jawab kami juga untuk mengambil kembali dan memperkuat," lanjutnya, merujuk pada invasi Rusia ke Ukraina.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya