LONDON - Kota Mariupol di selatan Ukraina berada dalam risiko wabah kolera besar karena layanan medis kemungkinan sudah hampir runtuh, kata kementerian pertahanan Inggris, Jumat (10/6/2022).
Kemungkinan juga ada kekurangan obat-obatan di Kherson, kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam pembaruan Twitter.
Rusia sedang berjuang untuk menyediakan layanan publik dasar bagi penduduk di wilayah yang diduduki Rusia, tambahnya sebagaimana dilansir Reuters.
Bulan lalu, Manajer Insiden Ukraina WHO, Dorit Nitzan, mengatakan Mariupol, yang sekarang dikendalikan oleh pasukan Rusia setelah berminggu-minggu pengepungan dan pemboman berat, termasuk di antara daerah pendudukan di mana ada risiko kolera.
Pasukan Rusia menguasai Mariupol pada akhir Mei setelah pengepungan selama lebih dari 80 hari sejak dimulainya operasi militer di Ukraina. Serangan dan pengepungan selama berbulan-bulan telah menyebabkan kota pelabuhan itu luluh lantak.
(Rahman Asmardika)