Lepas Kepergian Eril, Ini Ucapan Lengkap Ridwan Kamil saat Pemakaman

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Senin 13 Juni 2022 14:33 WIB
Ridwan Kamil memberikan sambutan usai pemakaman Eril. (Foto: Agung Bakti)
Share :

BANDUNG - Sebagai seorang ayah, Ridwan Kamil begitu tegar menerima takdir putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz pergi untuk selama-lamanya.

Sikap tegar dan tabah pun ditunjukkan Ridwan Kamil saat memberikan sambutan dalam prosesi pemakaman Eril, sapaan akrab Emmeril di Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022).

Dengan nada suara yang lugas, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyampaikan untaian kata penuh makna terkait putra tercintanya itu. Berikut pernyataan Kang Emil dalam prosesi pemakaman Eril.

 Baca juga: Usai Pemakaman Eril, Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Assalamualaikum wrwb

 

Innalillahi wa innailaihi rojiuun

 

Telah berpulang seorang hamba Allah yang dititipkan menjadi putra kami. Seorang cucu soleh untuk nenek dan kakeknya, seorang kakak yang melindungi adik-adiknya, seorang teman yang begitu penolong sesama, seorang mahasiswa yang selalu cerdas dalam mencari ilmu dan seorang manusia yang selalu memuliakan.

 

Ananda Eril telah selesai tugas di dunia secara paripurna. Tidak kurang tidak lebih, Allah sudah tetapkan, tidak ada satu pun daun yang jatuh, ranting yang patah kecuali atas izin dari Allah.

Atas nama keluarga almarum Emmeril Kahn Mumtadz, saya pertama menghaturkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Wapres KH Ma'ruf Amin, pada pra menteri, pada rekan-rekan gubernur, wali kota, kepala daerah, pada Forkopimda Jabar, Kabupaten Bandung, pada keluarga saudara kami yang selalu hadir, teman-teman dan sahabat Eril, sahabat kami dan orang tuanya, serta alim ulama dan tokoh masyarakat yang turut mendoakan dan melepas kepergian ananda Eril.

 

Kedua, kami memohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum ananda Eril jika selama hidupnya ada ucapan, ada tindakan, ada hal yang tidak berkenan, kami mohon dibuka pintu maafnya.

 

Jika ada hal-hal yang masih bersangkut paut dengan urusan dunia, urusan utang piutang, janji, komitmen dan lain-lain yang belum tunai, kami mohon segera menghubungi keluarga kami untuk diselesaikan, agar almarhum bisa lepas tanggung jawab di dunia.

 

Selama 14 hari, Allah memberikan waktu kepada kita untuk bertafakur, selama 14 hari Allah memberikan petunjuk kepada kita untuk belajar dari apa yang kita lihat dan kita dengar tentang ananda Eril.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya