“Termasuk juga dalam bidang Farmasi, dalam bidang industri infrastruktur, dan juga jasa konstruksi yang ditawarkan,” tambah Mahendra.
Mahendra mengatakan kedepannya kedua pihak baik Indonesia dan Bosnia-Herzegovina akan melanjutkan berbagai pertemuan yang lebih teknis. “Lebih spesifik untuk industri, untuk sektor tertentu yang disampaikan, dan juga untuk hubungan antar masyarakat antar penduduk,” tutupnya.
(Qur'anul Hidayat)