JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui kerap membuat kebijakan-kebijakan penting seperti reshuffle kabinet pada Rabu Pon atau Rabu Pahing. Jokowi pun dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinetnya pada 15 Juni besok.
Namun secara kebetulan dalam penanggalan Jawa, hari tersebut bertepatan dengan Rabu Pahing. Jokowi sendiri lahir pada Rabu Pon, 21 Juni 1961.
(Baca juga: Jelang Reshuffle 15 Juni, Jokowi Panggil Seluruh Ketum Parpol Koalisi ke Istana)
Sekretaris Kabinet Pramono Anung angkat bicara terkait adanya isu perombakan atau reshuffle kabinet Indonesia Maju pada 15 Juni.
Menurut Pramono, Presiden Jokowi sudah mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan reshuffle kepada menterinya.
"Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan aja ya terserah presiden. mau hari ini, mau besok, mau lusa,"ujar Pramono kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/6/2022).
"Tapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden," sambung politikus senior PDIP tersebut.
Okezone mencatat, Jokowi melakukan perombakan kabinet besar-besaran pada Rabu, 27 Juli 2016. Setelah itu, Jokowi kembali merombak susunan kabinet pada Rabu, 17 Januari 2018. Saat itu ia juga mengganti posisi Menteri Sosial, Kepala Staf Presiden, menambah anggota Wantimpres dan pelantikan KSAU.
Selain itu, Jokowi juga pernah melakukan reshuffle Kementerian, yang dilaksanakan pada Rabu (23/12/2020). Pengumumannya sendiri diumumkan sehari sebelumnya. Terdapat sejumlah menteri baru yang Jokowi lantik menggantikan posisi menteri sebelumnya.