Ia menyebutkan, dengan diterimanya PAN dalam koalisi tentu jika Presiden memberikan jabatan, itu sebagai bentuk reward. Apalagi, PAN sudah menunjukkan komitmen dukungan kepada pemerintah di parlemen.
"Reshuffle ini harus bisa mengaktifkan kerja kementerian teknis. Sehingga menteri dapat bekerja secara optimal di bidangnya tersebut," tuturnya Masinton Pasaribu.
Masinton mengungkapkan, Jokowi memang berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam beberapa kesempatan. Namun kata dia, komunikasi tersebut bukan sebagai bentuk intervensi. Sebab, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.
(Arief Setyadi )