Diketahui, MIA meninggal dunia sekitar 2 pekan lalu. Awalnya orangtua MIA menganggap anaknya meninggal secara wajar akibat sakit.
Namun, belakangan diketahui kalau sebelum meninggal dunia, MIA menjadi korban perundungan (bully) oleh sejumlah teman sekolahnya. MIA bahkan disebut-sebut sempat dikeroyok.
Mendapat informasi itu, orangtua MIA sempat mempertanyakan informasi dugaan perundungan dan penganiayaan tersebut ke pihak sekolah. Namun, keluarga mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan.
Orangtua korban akhirnya membagikan cerita dugaan perundungan dan penganiayaan itu ke media, yang berujung viral di media sosial.
Polisi merespons kabar viral itu hingga akhirnya melakukan ekshumasi dan otopsi terhadap jasad MIA. Dugaan perundungan dan penganiayaan pun menguat setelah hasil autopsi menunjukkan adanya sejumlah luka di tubuh MIA.
(Erha Aprili Ramadhoni)