Aksi Eksibisionis Pria Buka Celana di Depan Anak-Anak Gegerkan Warga Puncak Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Jum'at 17 Juni 2022 13:57 WIB
Aksi eksibisionis pria di kawasan Puncak Cisarua, Bogor. (tangkapan layar CCTV/MNC Portal)
Share :

BOGOR - Beredar rekaman video CCTV diduga aksi eksibisionis seorang pria terhadap anak-anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Dalam video yang dilihat MNC Portal, terdengar suara pria sedang menjelaskan rekaman CCTV. Di awal video, tampak pria mengenakan jaket putih mengendarai motor berhenti di pinggir jalan.

Pria yang masih mengenakan helm itu berjalan ke arah rumah salah satu warga. Dijelaskan dalam video, pria tersebut menghampiri beberapa anak dan diduga melakukan eksibisionis.

"Ini masuk ke lokasi banyak anak-anak perempuan sekitar umur 5 tahun di dalam sana banyak perempuan anak umur 5 tahun. Katanya menurut laporan ini si lelaki brengseknya membuka celananya di depan mereka anak-anak. Lalu disuruh menyuruh mereka ini itulah pokoknya," kata pria dalam video dikutip MNC Portal, Jumat (17/6/2022).

"Anak-anak pada takutan pada lari ke orangtuanya sampai nangis melaporkan kejadian itu ke orangtuanya. Ini terjadi mengakibatkan trauma dan ibunya juga pasti sangat takut untuk anak-anaknya main di luar," kata pria dalam video.

Berdasarkan keterangan dalam rekaman video CCTV, peristiwa dugaan aksi eksibionis itu terjadi pada Selasa (14/6/2022) sekira pukul 18.28 WIB.

Terpisah, Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan. Namun, belum ada orangtua atau korban yang melapor ke polisi.

"Saya datengi TKP sudah, cuma dari pihak merasa dirugikan siapa belum ada yang lapor," kata Supriyanto dikonfirmasi MNC Portal.

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan eksibisionis tersebut. Hanya saja, pihaknya sedikit sulit mengidentifikasi karena motornya tidak dilengkapi pelat nomor.

"Saya tetep pengecekan nanganin, cari informasi sama-sama. CCTV sudah dilihatin semua, cuma pelat nomor motor (tidak ada) sama (pakai) helm itu jadi susah. Kalau menemukan lagi melakukan di tempat lain berharap ketangkep," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya