5 Aksi Pasukan Garuda Jaga Perdamaian Dunia, dari Perang Irak-Iran hingga Konflik Kamboja

Diana Purnamasari, Jurnalis
Rabu 29 Juni 2022 17:08 WIB
Pasukan Garuda/setkab.go.id
Share :

Pada 20 Juli 1987, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi nomor 598 yang menawarkan Iran dan Irak untuk melakukan gencatan senjata.

Dalam tugas sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian di wilayah Iran-Irak, Indonesia mengirimkan Kontingen Garuda IX yang berlangsung sejak Agustus 1988 hingga November 1990.


2. Konflik Kamboja (Kontigen Garuda XII)

Pada 11 Maret 1967, Kamboja terlibat dalam konflik militer dengan kekuatan Partai Komunis Kampuchea (Khmer Merah) dan sekutunya Republik Demokratik Vietnam dan Viet Cong.

Dari perang ini, mulai muncul masalah perbatasan negara di wilayah Indocina, timbul krisis sosial dan genosida yang menewaskan jutaan warga Kamboja.

Guna melaksanakan operasi perdamaian PBB di Kamboja, pemerintah Indonesia mengirim kontingen yang disebut Kontingen XII pada Maret 1992.

Setelah kurang lebih dua tahun bertugas hingga Februari 1944, Kontingen XII mencetak prestasi yang menonjol.

Kontingen XII berhasil membebaskan enam personel United Nations Transi tional Authority in Cambodia atau UNTAC, operasi penjaga perdamaian PBB di Kamboja.

Selain itu, mereka juga berhasil menyelamatkan dua pengamat yang ditangkap Khmer Merah

3. Perang Saudara Somalia (Kontigen Garuda XIII)

Pada 1992, terjadi upaya penggulingan Presiden Siryad Barre dari kedudukan nya di Somalia.

Upaya ini dilakukan oleh sekelompok gerilyawan yang menentang kebijakannya, sehingga berakibat tumpahnya pertempuran.

Melihat kondisi Somalia saat itu, PBB memprakarsai perdamaian dan bertindak sebagai penengah dengan mengusahakan gencatan senjata.

PBB kembali memilih Indonesia untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah di Somalia.

Juli 1992, pemerintah Indonesia mengirim Kontingen Garuda XIII menuju Somalia. Tugas mereka berakhir pada 5 Februari 1995.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya