Rahmanto menambahkan lokasi areal budidaya perkebunan seluas 25 hektar milik Kelompok Tani Sri Rahayu di Desa Jatimulyo, Kecamatan Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo ini semula tidak memiliki sumber pengairan, sehingga diharapkan setelah program pemerintah ini berjalan produktivitas meningkat.
“Irigasi perpipaan sepanjang 950 meter yang mengalir dengan baik melayani pengairan budidaya kopi, kakao dan cengkeh seluas 25 hektar ini mampu membantu panen lebih rutin dan berdampak pada perekonomian petani, tutur Rahmanto .
(CM)
(Karina Asta Widara )