JAKARTA - Kepala Sekretriat Kepresidenan Heru Budi Hartono mengatakan, sapi yang diberikan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk sejumlah provinsi akan melalui proses distribusi yang cukup menantang.
"Yang menyeberang pulau itu yang seru seperti yang disampaikan ibu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku," ujar Heru Budi Hartono kepada awak media di Istana, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2022).
Heru juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi sapi hewan kurban dari Jokowi tidak selalu sama di satu titik lokasi seperti tahun sebelumnya.
"Tentunya seperti di Kalimantan dan Sulawesi ada kendala-kendala penyampaian ke titik-titik lokasi. Ada satu atau dua daerah akan dilakukan prosesi pemotongan di hari kedua," kata Heru Budi Hartono.
Ia mengungkapkan, untuk distribusi di Provinsi Maluku Utara itu menyeberang di Pulau Bacan, kemudian di Maluku ada di Pulau Seram. "Di Pulau Seram itu Masjid Jami Hasan Sulaiman kalau di Maluku Utara itu Masjid Kesultanan Bacan," ujar Heru Budi Hartono.
Sementara itu, Kepala Staf Presiden bersama Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana, Rika Kiswardani menyebutkan lokasi pemberian sapi kurban dari Presiden Jokowi sengaja berbeda-beda setiap tahun agar ada pemerataan dan tidak di satu lokasi Masjid itu-itu saja.
"Tahun ini ada yang menantang ada lima provinsi yang penyebrangan cukup jauh, seperti di Sulawesi Utara itu di Pulau Tidore, Sulawesi Selatan itu di Pulau Selayar, Sulawesi Tenggara di Pulau Buton, Maluku Utara di Pulau Bacan, dan Maluku di Pulau Seram," kata Rika Kiswardani.
Namun demikian, pihaknya akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait agar proses kurban di Hari Idul Adha pada Minggu 10 Juli 2022 mendatang bisa berjalan dengan lancar.
"Namun demikian apapun dinamika lokasinya kita bersama jajaran Kementerian Pertanian, Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Berkolaborasi cukup baik untuk menyasar daerah tersebut," tambah Rika Kiswardani.
(Arief Setyadi )