WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi. Kunjungan ini merupakan undangan dari pimpinan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Juru Bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre menyebut, Biden sangat mengapresiasi kepemimpinan dan undangan yang disampaikan oleh Raja Salman tersebut.
"Dia (Presiden Biden) menantikan kunjungan penting ke Arab Saudi ini, negara yang telah menjadi mitra strategis Amerika Serikat selama hampir delapan dekade," kata Karine Jean-Pierre dalam keterangan resminya, Kamis (14/7/2022).
Selama di Arab Saudi, Biden akan membahas berbagai isu bilateral, regional, dan global. Pembahasan yang dilakukan termasuk dukungan untuk gencatan senjata yang dimediasi PBB di Yaman, yang telah menyebabkan periode paling damai di sana sejak perang dimulai tujuh tahun lalu.
Dia juga akan membahas cara untuk memperluas kerja sama ekonomi dan keamanan regional, termasuk inisiatif infrastruktur dan iklim yang baru dan menjanjikan, serta mencegah ancaman dari Iran, memajukan hak asasi manusia, dan memastikan energi global dan ketahanan pangan.
Presiden berharap dapat menguraikan visi afirmatifnya untuk keterlibatan AS di kawasan tersebut selama beberapa bulan dan tahun mendatang.
(Widi Agustian)