BANDUNG - Warga digegerkan peristiwa pengeroyokan yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan sempat viral di media sosial (medsos). Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di kawasan Jalan Cipedes Tengah RT 06 RW 05, Sukajadi, Kota Bandung pada malam takbiran Idul Adha atau 9 Juli 2022 lalu sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam video yang viral di medsos tersebut, tampak sekelompok orang bermotor menyerang sekelompok orang yang sedang bekerja bakti memperbaiki lapangan Abra.
BACA JUGA:Pria Tewas Dikeroyok Depan Kantor RW di Bekasi, Polisi Identifikasi 3 Pelaku
Kapolsek Sukajadi, Kompol Ronny Mardiatun membenarkan peristiwa pengeroyokan tersebut. Menurutnya, akibat pengeroyokan, tiga warga menjadi korban dan harus menjalani rawat jalan.
"Iya benar ada kejadian tersebut," kata Ronny dalam keterangannya, Kamis (14/7/2022).
Adapun ketiga korban diketahui bernama Hendra yang mengalami luka di kepala bagian belakang akibat benda tajam, Dadan mengalami luka di pelipis kiri akibat benda tajam, dan luka di kepala bagian depan akibat benda tumpul, dan Kukun alami luka di kepala depan atas akibat benda tajam.
BACA JUGA:Miris! Sekolah Hari Pertama, Siswa Kelas 1 SMP Babak Belur Dikeroyok Kakak Kelas
Terkait kronologis peristiwa tersebut, Ronny menjelaskan awalnya, pelaku bernama Ujang Iwa alias Justin datang mencari warga bernama Johan dan Kasino untuk membahas masalah pengeroyokan yang terjadi 3 tahun yang lalu, Justin tidak menemukannya.
"Setelah itu, pelaku pulang dan tidak berselang lama kembali ke lokasi dengan membawa teman temannya, yakni Cucu dan kawan-kawan," terangnya.
Sesampainya di lokasi, pelaku melihat ada Kukun yang pada saat terjadi pengeroyokan 3 tahun lalu merupakan salah satu pelaku pengerokan. Kukun pun lantas jadi bulan-bulanan para pelaku. Dia dikeroyok para pelaku menggunakan benda tajam dan benda tumpul
"Kemudian datang saudara Dadan Sunandar alias Apeng yang bertugas sebagai linmas setempat dan Hendra alias Cuen yang hendak melerai. Namun, yang bersangkutan malah menjadi korban pengeroyokan," jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan bahwa sempat beredar informasi jika para pelaku pengeroyokan merupakan kelompok ormas.
"Bahwa kejadian bukan antarormas, akan tetapi antara saudara Kukun dan saudara Cucu dan kawan-kawan. Ini hanya masalah pribadi," tegas Ibrahim.
Para pelaku yang berjumlah 8 orang, yakni SP, RH, AO, RS, CS, HR, DS dan AR saat ini telah diamankan di rumah tahanan Mapolrestebes Bandung guna proses penyelidikan dan penyidikan pengembangan penanganan perkara tersebut.
(Awaludin)