Pasukan Kerajaan Kediri dapat dikalahkan oleh pasukan Ken Arok. Raja Kertajaya yang mengaku Tuhan dan hanya dapat dikalahkan oleh Dewa Siwa ini pun harus tunduk pada Ken Arok yang bergelar Batara Guru, yang merupakan nama lain dari Dewa Siwa.
Keberadaan Raja Kertajaya setelah pertempuran, disebutkan dalam beberapa kitab. Kitab Pararaton menyebutkan bahwa Kertajaya bersembunyi dengan naik ke Kahyangan. Sedangkan di Kitab Negarakertagama diceritakan bahwa Kertajaya bersembunyi dalam Dewalaya atau tempat dewa. Kedua kitab ini menyebutkan bahwa Kertajaya bersembunyi ke alam dewata, yang dapat diartikan sebagai candi pemujaan atau bahwa Raja Kertajaya sudah tewas.
Kekalahan Raja Kertajaya yang mengaku Tuhan ini menjadi akhir dari Kerajaan Kediri, yang kemudian mendirikan Kerajaan Tumapel atau Kerajaan Singasari.
Diolah dari berbagai sumber:
Septi Kurnia - Litbang MPI
(Qur'anul Hidayat)