IRAK – Penemuan benteng kuno berusia 2.000 tahun yang dibangun di lereng gunung di tempat yang sekarang disebut Kurdistan Irak disebut-sebut merupakan bagian dari kota kerajaan yang hilang bernama Natounia.
Dengan bantuan fotografi drone, para arkeolog menggali dan membuat katalog situs tersebut selama serangkaian penggalian antara 2009 dan 2022. Terletak di Pegunungan Zagros, benteng batu Rabana-Merquly terdiri dari benteng sepanjang hampir 2,5 mil (4 kilometer), dua pemukiman yang lebih kecil, relief batu ukir dan kompleks religi.
Benteng itu berada di perbatasan Adiabene, sebuah kerajaan kecil yang diperintah oleh raja-raja dari dinasti setempat. Penelitian itu diterbitkan jurnal Antiquity pada Selasa (19/7/2022).
Baca juga: Temuan Benteng Kuno Berusia Ratusan Tahun
Menurut penelitian yang dipimpin Michael Brown, seorang peneliti di Institut Prasejarah, Protosejarah dan Arkeologi Timur Dekat Universitas Heidelberg. di Jerman, dengan bantuan rekan-rekan Irak, para penguasa ini akan membayar upeti kepada Kekaisaran Parthia tetangga, yang membentang di sebagian Iran dan Mesopotamia sekitar 2.000 tahun yang lalu.
Baca juga: Sigiriya, Benteng Kuno ala Machu Picchu di Sri Lanka
Brown mengatakan ukiran di pintu masuk benteng menggambarkan seorang raja Adiabene, berdasarkan pakaian sosok itu, khususnya topinya.
Ukirannya mirip dengan raja-raja Adiabene lainnya, terutama yang ditemukan sejauh 143 mil (230 kilometer) di situs kota kuno bernama Hatra.