Intensitas Karhutla Naik, BNPB: 53,8 Hektare Terbakar dalam Sepekan

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 25 Juli 2022 19:32 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai mengalami kenaikan. Sejalan dengan sebagian wilayah Indonesia yang mulai memasuki musim kemarau. Sepekan terakhir, BNPB mencatat 53,8 hektar lahan terbakar.

“Dalam kurun waktu 1 minggu ini ada 53,8 hektar lahan yang terbakar,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (25/7/2022).

Aam sapaan akrabnya mengatakan secara umum dalam sepekan terakhir BNPB mencatat terjadi 18 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Meskipun di satu sisi, di sebagian wilayah Indonesia masih berada pada musim penghujan.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bogor, Ratusan Jiwa Terdampak

“Kalau kita melihat data secara umum kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana terbanyak pada periode minggu ini dengan 18 kejadian. Artinya apa? Meskipun kita di beberapa tempat di Indonesia masih memiliki musim hujan tetapi juga di belahan yang lain di negara kita ini, faktor cuaca kekeringan mulai masuk sehingga intensitas dan frekuensi kejadian kebakaran hutan mulai naik,” kata Aam.

Oleh karena itu, Aam mengatakan pemerintah yakni BNPB bersama KLHK di bawah Koordinasi Menko Polhukam akan mengadakan rapat bersama dalam rangka upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran hutan.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Hektare Hutan dan Lahan di Aceh Selatan

“Karena data kami di BNPB hingga minggu ini menunjukkan ada pergeseran, bukan banjir lagi bukan hidrometeorologi basah lagi yang paling dominan, tapi mulai bergeser pada hidrometeorologi kering khususnya kebakaran hutan,” katanya.

Aam pun mengatakan saat ini di wilayah Sumatera dan Kalimantan banjir mulai berkurang namun mulai ada peningkatan kejadian kebakaran hutan.

“Tidak ada kejadian banjir minggu ini tetapi mulai ada peningkatan kejadian kebakaran hutan. Tapi tentu saja fokus kita masih tetap harus menangani dua bencana ini hidrometeorologi basah dan hidrometeorologi kering,” tuturnya.

Baca juga: Kebakaran Melahap 3 Hektare Lahan dan Hutan di Aceh Tengah

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya