Blak-blakan, KPU Sebut Anggaran Pemilu 2024 Masih Kurang

Felldy Utama, Jurnalis
Jum'at 29 Juli 2022 18:19 WIB
Ketua KPU Hasyim Asyari (Foto: Dok Okezone)
Share :

"Selain tahapan tersebut, pada tahun 2022 dilaksanakan persiapan tahapan kampanye, pemungutan dan penghitungan suara serta penetapan hasil pemilu. Pada tahun 2022, KPU juga melaksanakan sosialisasi, seleksi badan ad hoc, dan pengembangan teknologi informasi," ujarnya.

Khusus untuk anggaran pelaksanaan tahapan-tahapan tersebut, Hasyim mengatakan, anggaran yang akan dipakai Rp2,24 triliun. "Sementara dukungan untuk tahapan pemilu yang di dalamnya ada gaji, sarana prasarana, biaya operasional perkantoran, IT dan sebagainya itu dibutuhkan Rp5,81 triliun," tuturnya.

Oleh karenanya, kata dia, sebagian besar anggaran yang sudah diterima KPU akan dipakai untuk pelaksanaan tahapan pemilu mulai Agustus hingga Desember, maka alokasi anggaran pendukung tahapan lainnya masih dianggap sangat kecil.

"Dukungan sarana dan prasarana, operasional perkantoran, dan teknologi Informasi tidak optimal dalam pelaksanaan tahapan Pemilu karena pemenuhan kebutuhan dukungan ini hanya dipenuhi sebesar 17,21 persen," ucapnya.

"Selain itu, dari kebutuhan yang diusulkan, persiapan tahapan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 tidak bisa dilaksanakan pada tahun 2022, karena anggaran yang diusulkan tidak dipenuhi oleh Kementerian Keuangan," kata Hasyim.

Hasyim menjelaskan, kini mau tak mau pihaknya akan melakukan optimalisasi anggaran pada tahapan-tahapan yang telah disetujui dalam tambahan anggaran, walaupun pemenuhan kebutuhan anggaran tidak maksimal.

"KPU berharap Kementerian Keuangan dapat menyetujui proses revisi anggaran sesuai dengan prioritas kebutuhan yang telah direncanakan oleh KPU dan disetujui oleh DPR dalam rapat konsultasi," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya