ASEAN Akan Pertimbangkan Ulang Konsensus Lima Poin Jika Eksekusi Tahanan Myanmar Berlanjut

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 03 Agustus 2022 14:38 WIB
Foto: Reuters.
Share :

Myanmar tidak akan diwakili dalam pertemuan pekan ini setelah junta militer menolak usulan untuk mengirim perwakilan non-junta, demikian disampaikan juru bicara ketua ASEAN.

ASEAN sejak akhir tahun lalu melarang junta Myanmar untuk bergabung dalam pertemuannya karena kurangnya kemajuan dalam mengimplementasikan rencana perdamaian.

Beberapa anggota ASEAN lainnya, yang memiliki tradisi tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing, semakin lantang mengkritik para jenderal.

Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah menggambarkan eksekusi tersebut sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan tampaknya seperti "ejekan" terhadap rencana perdamaian ASEAN.

Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing pada Senin (1/8/2022) menyalahkan ketidakstabilan terkait dengan pandemi dan kekerasan internal karena menghambat upaya untuk mengimplementasikan rencana perdamaian.

Junta juga memperpanjang keadaan darurat yang diberlakukan setelah merebut kekuasaan dari pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi pada Februari tahun lalu.

Myanmar telah berada dalam kekacauan sejak saat itu, dengan konflik menyebar setelah tentara menghancurkan sebagian besar protes damai di kota-kota besar dan kecil.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya