“Misalnya dalam hal apa?”
“Misalnya, kalau dulu Gus Dur itu masih suka kumpul-kumpul dengan saya, sekarang hampir tidak pernah lagi.”
“Kalau itu sih sebabnya sederhana,” sahut Gus Dur.
“Sederhana bagaimana Gus?,” para hadirin bertanya penasaran.
“Ngelu (pusing),” kata Gus Dur enteng.
(Rahman Asmardika)