Bharada E Akui Tak Ada Baku Tembak, Jari Kanan Brigadir Yosua Ditembak Pistol HS-9 untuk Alibi

Bachtiar Rojab, Jurnalis
Senin 08 Agustus 2022 12:16 WIB
Brigadir Yosua dan Irjen Ferdy Sambo/medsos
Share :

JAKARTA – Sejumlah luka disekujur tubuh Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dinilai janggal. Pengacara Bharada E alias Richard Eliezer, Muhammad Burhanuddin akhirnya mengungkapkan fakta mengejutkan terkait luka tersebut.

(Baca juga: Terkuak! Bharada E Penembak Pertama Brigadir Yosua Diikuti Pelaku Lainnya hingga Tewas)

Burhanuddin mengatakan, berdasarkan pengakuan dari kliennya tersebut, luka di tangan kanan Brigadir Yosua adalah karena disebabkan tembakan senjata berjenis HS-9 yang dimiliki oleh Brigadir Yosua.

Menurut Burhanuddin, senjata milik Brigadir Yosua digunakan pelaku penembakan lain guna menembak tangan kanan Brigadir J. Hal itu, kata Burhanuddin, sebagai bentuk alibi adanya aksi baku tembak.

"Jadi senjata mendiang yang tewas itu (Brigadir Yosua) dipakai untuk tembak jari kanan itu," ujar Burhanuddin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/8/2022).

Burhanuddin mengatakan, pada tragedi penembakan Brigadir J, penembak pertama dilakukan oleh Bharada E, kemudian dilanjutkan pelaku lain. “Nembak pertama Bharada E, selanjutnya ada pelaku lain,” tandasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya