“Setiap level harus mengambil peran aktif, melatih dokter umum dan dokter Puskesmas untuk Penanggulangan Stuning secara berjenjang dari posyandu, Puskesmas, hingga RSUD.” Jelasnya.
Pembicara lainnya yaitu, Medical Science Director Danone Indonesia, Ray W. Basrowi, menambahkan, bahwa komitmen pihaknya dalam rangka penurunan angka stunting akan terus dilakukan.
Seperti mendukung berbagai macam riset tentang nutrisi pada anak-anak, program edukasi tenaga kesehatan berkelanjutan, serta program pemberdayaan masyarakat dan komunitas.
“Tugas kami disini adalah mendekatkan sistem pelayanan dan akses dari semua jenis intervensi dan model-model yang telah sukses dilakukan di tempat lain,” tutup Ray.
(Fahmi Firdaus )