Wabah Virus Baru Terdeteksi di China, 35 Orang Telah Terinfeksi

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 09 Agustus 2022 11:28 WIB
Foto: Reuters.
Share :

BEIJING - Setidaknya 35 orang di China telah terinfeksi virus henipa baru yang tampaknya menyebar dari hewan ke manusia. Penyebaran virus ini memicu kekhawatiran di Taiwan atas patogen yang berpotensi berbahaya.

BACA JUGA: Waspada! Ilmuwan China Peringatkan Virus NeoCoV Punya Tingkat Penularan Tinggi

Laboratorium Taiwan perlu menetapkan prosedur pengujian standar untuk mengidentifikasi Langya henipavirus (LayV), Chuang Jen-hsiang, wakil direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan, mengatakan kepada wartawan pada Minggu (7/8/2022). Pengurutan genom virus diperkirakan akan selesai dalam waktu sekitar satu minggu, katanya.

Chuang membuat komentarnya tiga hari setelah New England Journal of Medicine memposting penelitian tentang virus yang baru ditemukan, yang terdeteksi di provinsi Shandong dan Henan China. Semua pasien yang terkena mengalami demam tinggi, sementara setidaknya setengahnya juga mengalami kelelahan, batuk, kehilangan nafsu makan dan penurunan sel darah putih, demikian diwartakan RT.

Lebih dari sepertiga pasien menderita gagal hati, dan 8% mengalami gagal ginjal. Studi tersebut mengatakan LayV adalah bagian dari keluarga Paramyxoviridae dari virus RNA untai negatif, yang dapat menyebabkan "penyakit fatal". Kemunculannya terjadi saat pejabat kesehatan masyarakat di seluruh dunia masih menangani pandemi Covid-19 yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 6,4 juta orang.

Belum diketahui apakah patogen dapat menyebar dari manusia ke manusia, menurut para peneliti. Pengujian pada hewan di daerah yang terkena dampak menunjukkan bahwa 5% anjing dan 2% kambing telah terinfeksi. Tikus mungkin menjadi pembawa utama LayV, karena 27% dinyatakan positif.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya