Gara-Gara Tiket Kereta Rp3.600, Pengacara Terlibat Pertarungan Hukum Selama 22 Tahun

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 12 Agustus 2022 15:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

Dia mengatakan kepada petugas bahwa dia telah menagihnya secara berlebihan, tetapi Chaturvedi tidak mendapatkan pengembalian uang pada saat itu.

Jadi, dia memutuskan untuk mengajukan kasus terhadap North East Railway (Gorakhpur) - bagian dari Indian Railways - dan petugas pemesanan di pengadilan konsumen di Mathura.

Dia mengatakan butuh waktu bertahun-tahun karena lambatnya proses peradilan di India.

"Perkeretaapian juga mencoba untuk mengabaikan kasus ini, dengan mengatakan pengaduan terhadap perkeretaapian harus ditujukan ke pengadilan perkeretaapian dan bukan pengadilan konsumen," kata Chaturvedi. Pengadilan klaim kereta api adalah badan kuasi-yudisial yang dibentuk untuk menangani klaim terkait perjalanan kereta api di India.

"Tetapi kami menggunakan putusan Mahkamah Agung 2021 untuk membuktikan bahwa masalah tersebut dapat disidangkan di pengadilan konsumen," kata Chaturvedi. Di lain waktu, sidang akan tertunda karena hakim sedang berlibur atau cuti belasungkawa, tambahnya.

Setelah pertarungan yang panjang, pengadilan memerintahkan perusahaan kereta api untuk membayar denda sebesar 15.000 rupee (sekira Rp2,7 juta). Pengadilan juga memerintahkan perkeretaapian untuk mengembalikan 20 rupee kepadanya dengan bunga 12% per tahun, dari 1999 hingga 2022. Pengadilan juga memerintahkan bahwa jika jumlah itu tidak dibayar dalam waktu 30 hari yang ditentukan, tingkat bunga akan direvisi menjadi 15%.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya