5 Tokoh TNI AL Diberi Gelar Pahlawan, Nomor 4 Gagah Berani Lawan Belanda di Laut Arafuru

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Senin 15 Agustus 2022 07:05 WIB
Yos Sudarso/Wikipeda
Share :

Dalam menyikapi keputusan Perjanjian Linggarjati dan Perjanjian Renville, Hasan Basry dengan tegas menolak keputusan tersebut dan tetap melanjutkan perlawanannya kepada Belanda. Perlawanannya bersama laskar-laskar angkatan laut membuat Belanda sulit menginjakkan kaki di tanah Kalimantan. Pada tahun 1959, Hasan Basry ditunjuk sebagai Panglima Daerah Militer X Lambung Mangkurat. Dalam masa panasnya politik PKI, sang Jenderal mengeluarkan surat pembekuan kegiatan PKI dan ormasnya yang membuat dia ditegur Presiden Soekarno. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan.

Selain berkiprah pada bidang militer, Hasan Basry juga terjun dalam dunia politik. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Harian Angkatan 45 Kalsel, anggota DPR, dan Dewan Paripurna Angkatan 45. Dalam mengenang jasa-jasanya, Hasan Basry diberi gelar pahlawan nasional pada 3 November 2001.

4. Laksamana Muda Yos Sudarso

Pertempuran Laut Aru yang menjadi pertempuran laut paling terkenal di Indonesia menewaskan banyak korban, salah satunya Yos Sudarso. Pria asal Jawa Tengah ini bergabung dengan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut pasca kemerdekaan. BKR inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya TNI AL.

Yos Sudarso berpengalaman menjadi komandan dalam berbagai kapal peran seperti KRI Alu, KRI Gajah Mada, KRI Rajawali, hingga KRI Pattimura.

Dalam operasi militer Trikora, Presiden Soekarno mengerahkan pasukan dalam misi pembebasan Irian Barat, dengan Yos Sudarso sebagai Deputi Operasinya. Tiga kapal dikerahkan di Laut Aru, namun sayang ketiga kapal tersebut terlacak pesawat pengintai Belanda.

Di tengah situasi yang panas, Kapal KRI Macan Tutul yang dikomandoi Yos Sudarso mengorbankan diri dengan menjadi umpan agar kedua kapal lainnya dapat melarikan diri. Kekuatan yang tak berimbang itu pun membuat Kapal KRI Macan Tutul tenggelam bersama awak-awaknya, termasuk Yos Sudarso. Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya, Yos Sudarso mendapatkan Bintang Dharma dan kenaikan pangkat menjadi Laksamana Muda Anumerta. Selain itu, ia diberi gelar pahlawan nasional di tahun 1973.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya