Jokowi: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat di Tengah Gejolak Krisis Global

Michelle Natalia, Jurnalis
Selasa 16 Agustus 2022 11:13 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan pidato di Sidang Tahunanan MPR/ Foto: MNC Portal
Share :

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) memulai pidato kenegaraannya dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Dalam pidatonya Jokowi mengatakan, tantangan yang dihadapi Indonesia sangat berat. Semua negara, di seluruh dunia, sedang menghadapi ujian. Krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19 belum sepenuhnya pulih.

 BACA JUGA:Hadapi Covid-19, Jokowi: Indonesia Menunjukan Diri sebagai Bangsa Tangguh!

"Perekonomian dunia belum sepenuhnya bangkit, tiba-tiba meletus perang di Ukraina, sehingga krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan tidak terhindarkan lagi. Seratus tujuh negara terdampak krisis, sebagian di antaranya diperkirakan jatuh bangkrut," ujar Jokowi di Jakarta, Selasa(16/8/2022).

Dia menyebutkan, diperkirakan 553 juta jiwa terancam kemiskinan ekstrem, dan 345 juta jiwa terancam kekurangan pangan dan kelaparan.

 BACA JUGA:Pidato Kenegaraan, Jokowi Ungkap Empat Kekuatan dalam Bangun Indonesia

"Ujian ini tidak mudah bagi dunia dan juga tidak mudah bagi Indonesia. Semua ini harus kita hadapi dengan kehati-hatian dan dengan kewaspadaan. Namun, di tengah tantangan yang berat, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini," ungkap Jokowi.

Indonesia, sebut Jokowi, termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19, termasuk lima besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, dengan 432 juta dosis vaksin telah disuntikkan.

"Inflasi juga berhasil dikendalikan di kisaran 4,9%. Angka ini jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN yang berada di sekitar 7%. Jauh di bawah inflasi negara-negara maju yang berada di sekitar 9%," tambah Jokowi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya