JAKARTA - Dalam mengenang jasa seorang pahlawan, biasanya nama mereka akan diabadikan dalam sebuah bangunan atau jalan. Begitu juga dengan pahlawan-pahlawan asal Aceh.
Walaupun bukan merupakan tanah kelahiran mereka, nama para pahlawan Aceh ini diabadikan di Jakarta. Berikut pahlawan-pahlawan asal Aceh yang namanya diabadikan di Jakarta:
BACA JUGA: Dorong Generasi Sehat, BKKBN Tekankan Pentingnya Edukasi Masyarakat
1. Cut Nyak Dien
Tidak sedikit perempuan hebat di dunia, salah satunya Cut Nyak Dien. Menjadi salah satu pahlawan Aceh paling populer, Cut Nyak Dien berjuang sebagai pemimpin gerilya Aceh dalam melawan pasukan Belanda.
Bahkan, dalam masa pengasingannya, Cut Nyak Dien tetap melakukan perjuangan untuk masyarakat dengan cara mengajarkan mengaji dan menyampaikan dakwah. Berkat perjuangan hingga akhir hayatnya itu, nama Cut Nyak Dien diabadikan di berbagai tempat dan dijadikan pahlawan nasional.
Di Jakarta, namanya tertera dalam sebuah jalan dan masjid yang terletak di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.
BACA JUGA:Kasat Narkoba Polres Karawang Edarkan Sabu, Kompolnas Minta Polri Selisik Keterlibatan Anggota Lain
2. Cut Meutia
Sama seperti Cut Nyak Dien, Cut Meutia juga dikenal sebagai pemimpin gerilya aceh. Dikenal sebagai Mutiara dari Aceh, Cut Meutia bersama suaminya bersama-sama memimpin pasukan Aceh dalam melawan pasukan kolonial Belanda.
Bahkan, saat sang suami gugur, wanita asal Aceh tersebut tetap melanjutkan perjuangannya hingga ia menghembuskan napas terakhirnya di tangan penjajah.
Namanya tidak hanya harum di Aceh, tetapi juga di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta. Di Jakarta Pusat, terdapat sebuah jalan yang tertera namanya bernama Jalan Taman Cut Meutia.
Tidak hanya itu, di jalan itu terdapat sebuah masjid bernama Masjid Cut Meutia. Bangunan masjid tersebut merupakan bangunan peninggalan kolonial Belanda sehingga arsitekturnya bergaya klasik khas kolonial Belanda.