Narkoba Senilai Rp190 Miliar Disita dan 85 Orang Ditangkap

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 20 Agustus 2022 13:12 WIB
Polisi Florida AS sita narkoba senilai Rp190 miliar (Foto: WFTS)
Share :

FLORIDA - 85 tersangka ditangkap dan narkoba bernilai lebih dari USD12,8 juta (Rp190 miliar) disita dalam penyelidikan penyelundupan narkoba selama dua tahun.

Kantor Sheriff Polk County pada Jumat (19/8/2022) mengatakan penyelidikan berjudul, ‘Operation Flying Ice’ berasal dari surat perintah penggeledahan September 2020 di Winter Haven, Florida, yang menjaring hanya satu pon metamfetamin.

Menurut polisi, dari insiden awal itu, penyelidik mengungkap skema perdagangan metamfetamin yang melibatkan sejumlah besar metamfetamin yang diselundupkan dari California ke Florida dalam bagasi terdaftar pada penerbangan domestik.

Baca juga: Penyelundupan 14,077 Kg Sabu Senilai Rp9,8 Miliar Digagalkan TNI AL

Pada konferensi pers pada Jumat (19/8/2022), Sheriff Polk County Grady Judd menunjukkan enam buah koper yang penuh dengan metamfetamin.

Baca juga: Disembunyikan dalam Samsak Tinju, Narkoba Senilai Rp425 M Berhasil Diungkap

"Pada satu kesempatan, di satu maskapai penerbangan, enam koper berisi obat ini diselundupkan ke Orlando. Mereka tidak terlalu banyak memasukkan celana dalam ke dalam koper untuk berpura-pura menyembunyikan narkoba. Anda pikir LAX memiliki masalah penyelundupan narkoba. di bandara? Saya yakin mereka melakukannya, dan mereka perlu mengatasinya secepatnya. Ada enam koper ini dalam satu penerbangan," terangnya mengacu pada Bandara Internasional Los Angeles, dikutip CNN.

Secara total, narkoba seberat 268 pound (122 kg) dengan nilai USD9.725.040 (Rp145 miliar) ditemukan dalam operasi tersebut.

"Saya sangat bangga dengan detektif kami dan agen serta petugas penegak hukum yang bermitra dengan kami untuk menyingkirkan narkoba dan penjahat berbahaya ini dari jalanan. Ini adalah penyitaan narkoba dan penangkapan terbesar dalam sejarah Polk County selama penyelidikan penyadapan yang menyamar. Kami akan terus menindaklanjuti petunjuk dan melakukan lebih banyak penangkapan, sehingga mereka yang mengira mereka lolos dari kami - pikirkan lagi," lanjutnya.

Polisi mengatakan 85 tersangka yang ditangkap dalam operasi tersebut didakwa dengan total 355 kejahatan dan 93 pelanggaran ringan.

Detektif mengetahui bahwa salah satu tersangka yang ditangkap, Demarcus Terrell Jefferson, kehilangan saudaranya, Devontae, akibat overdosis fentanyl dan Xanax. Anggota keluarga terus melihat narkoba setelah kematiannya.

CNN telah menghubungi Bandara Internasional Los Angeles untuk memberikan komentar.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya