Kereta Api Mogok, Puluhan Penumpang Terjebak di Terowongan Selama Berjam-jam

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 24 Agustus 2022 11:21 WIB
Kereta api mogok, puluhan penumpang terjebak di terowongan berjam-jam (Foto: Twitter/PA)
Share :

INGGRIS - Puluhan orang terdampar selama berjam-jam di dalam Terowongan Channel setelah kereta api dari Calais ke Folkestone tampaknya mogok.

Sebuah video rekaman menunjukkan penumpang Eurotunnel Le Shuttle dievakuasi dan berjalan di sepanjang terowongan layanan darurat antara Inggris dan Prancis.

Mereka akhirnya dipindahkan ke kereta pengganti dan dibawa ke terminal Folkestone di Kent. Le Shuttle mengatakan alarm kereta berbunyi dan ini perlu diselidiki.

"Terowongan layanan itu mengerikan," kata Sarah Fellows, 37, dari Birmingham kepada kantor berita PA setelah insiden pada Selasa (23/8/2022) malam.

 Baca juga: Kebakaran Besar 'Melahap' Kereta Api, 10 Penumpang Terluka saat Melarikan Diri

"Itu seperti film bencana. Anda hanya berjalan ke jurang tanpa mengetahui apa yang terjadi. Kita semua harus tetap berada di bawah laut dalam antrian besar ini,” lanjutnya.

 Baca juga: Motor Tertabrak Kereta Api, Ibu dan Anak Jadi Korban

"Ada seorang wanita menangis di terowongan, wanita lain mengalami serangan panik karena bepergian sendirian,” ujarnya.

Penumpang lain, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada PA bahwa beberapa orang panik karena berada di terowongan layanan.

“Itu tempat yang agak aneh. Kami terjebak di sana setidaknya selama lima jam,” terangnya.

Le Shuttle awalnya mengatakan di Twitter sebuah kereta mogok, tetapi kemudian menambahkan ke BBC bahwa kereta sebenarnya tidak mogok, tetapi alarm berbunyi berarti penyelidikan diperlukan.

“Semua yang ada di pesawat dipindahkan pada 20:22 BST (19:22 GMT) sesuai dengan prosedur keselamatan dan sebagai ukuran kenyamanan,” terang pernyataan Le Shuttle.

Sementara itu, seorang penumpang menghubungi BBC sebelum 17:45 mengatakan mereka berada di kereta yang telah berhenti. Penumpang mengeluhkan komunikasi yang buruk, dengan sistem tannoy yang tidak berfungsi dengan baik.

Komuter lain men-tweet bahwa orang-orang harus meninggalkan kendaraan mereka di kereta dan dikawal keluar dengan berjalan kaki.

Juru bicara Le Shuttle kemudian mengatakan bahwa lalu lintas penumpang cukup lancar di sisi Folkestone.

Tetapi pelanggan yang bepergian dari Calais disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke terminal pada Selasa (23/8/2022) malam.

"Karena kesalahan kereta sebelumnya, kami menyarankan Anda untuk tidak melakukan perjalanan ke terminal malam ini," tambah Le Shuttle.

"Silakan tiba setelah jam 6 pagi besok,” ujarnya.

Layanan ini mengangkut penumpang dan kendaraan mereka antara Folkestone dan Calais.

Dengan panjang 37,9 kilometer (23,5 mil), layanan ini memiliki bagian bawah air terpanjang dari terowongan mana pun di dunia.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya