Pabrik tapioka tidak punya kolam penampung limbah, kalau hujan lebat dan banjir limbahnya luber ke persawahan warga.
"Air boring kami juga ikut terimbas bau dan berubah warna, dan gatal," jelasnya.
BACA JUGA:Heboh Konsorsium 303 dan Kerajaan Sambo, DPR: Kapolri Jangan Diam
Pihak perusahaan pabrik tapioka belum bersedia ditemui saat hendak dikonfirmasi wartawan, sebagaimana disampaikan lewat satpam perusahaan.
Masyarakat dan petani berharap agar Pemkab Batu Bara, dan pihak terkait menindak tegas kepada perusahaan yang nakal, membuang limbah sembarangan.
(Nanda Aria)