Inggit Ganarsih, Wanita yang Dijuluki Soekarno Srikandi Indonesia

Andhika Shaputra, Jurnalis
Sabtu 27 Agustus 2022 17:30 WIB
Inggit Ganarsih (Foto: Dok Perpunas)
Share :

JAKARTA - Di tengah kesulitan ekonomi, Presiden pertama Indonesia Soekarno, tetap mendapat dukungan dari sang istri, Inggit Canarsih.

Begitu pula dalam urusan politik, Inggit turut menemani Soekarno yang diasingkan di Ende, Flores tahun 1934 dan Bengkulu tahun 1938.

Sayangnya, mereka tidak juga dikaruniai seorang anak, sehingga mereka mengangkat dua orang anak, yaitu Ratna Djuami dan Kartika.

Inggit selalu bisa membesarkan hati suaminya, memberikan dorongan semangat dan membagi suka duka.

Tak heran jika di depan peserta Kongres Indonesia Raya di Surabaya yang diselenggarakan pada tahun 1932, Soekarno menjuluki Inggit sebagai Srikandi Indonesia.

Baca juga: Romansa Soekarno dan Inggit, Kertas Linting Rokok Jadi Saksi Perjuangan

Kemudian pada tahun 1934-1938, Soekarno dan keluarganya yaitu Ibu Amsi, Inggit Garnasih dan Ratna Djuami, diasingkan di Pulau Bunga.

Ironisnya, mereka juga dikucilkan oleh orang-orang yang mengenalnya namun enggan berurusan dengan polisi kolonial Belanda. Selain itu, Kaki Soekarno hanya diperbolehkan melangkah dalam radius lima kilometer dari rumah pembuangannya.

Baca juga: Kisah Soekarno Ceraikan Utari dan Menikahi Inggit, Ibu Kosnya di Bandung

Seorang polisi berpakaian preman akan berada pada jarak 60 meter dekat dengan Soekarno. Kemana pun ia pergi, polisi itu selalu membayanginya.

Pada saat itu, Soekarno sangat tersiksa dan kerinduan akan Pulau Jawa menghantam dada dan kepalanya. Sekali pun begitu, sebagai pimpinan keluarga, tak sekali pun ekspresi duka ia tampakkan di hadapan keluarganya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya