Memang di satu sisi menampung suara dan aspirasi partai sangat penting untuk menjaga solidaritas internal partai namun dilain sisi menunjukkan lemahnya proses penyaringan nama-nama tokoh potensial dengan tolok ukur mesin partai.
Apa yang dilakukan PAN sebenarnya tidak jauh berbeda dari upaya yang dilakukan partai-partai koalisi politik lainnya. Inilah yang menandakan masih lemahnya ID kepartaian dalam proses politik dan lebih kuatnya faktor ketokohan dalam proses agregasi kepentingan politik baik itu dalam proses pemilihan bakal calon presiden atau dalam proses pemilihan legislatif.
(Angkasa Yudhistira)