2. The Smiling General
‘The Smiling General’ atau Jenderal yang Tersenyum juga menjadi julukan yang lekat dengan Soeharto. Julukan ini bahkan menjadi judul buku biografi Soeharto yang ditulis oleh OG Roeder, penulis asal Jerman Barat. Tidak hanya populer di Indonesia, julukan tersebut juga terkenal di dunia internasional.
Istilah ‘The Smiling General’ digunakan karena Soeharto memiliki raut wajah yang suka tersenyum. Ismail Saleh yang merupakan Menteri Kehakiman pada masa pemerintahan Soeharto mengungkapkan bahwa rakyat Indonesia terkesan oleh kebiasaan Soeharto yang sering tersenyum lebar diiringi anggukan kepala.
3. Opsir Koppig
Julukan ini bermula pada 1947, saat sekelompok perwira militer di Yogyakarta berkomplot dengan sejumlah politisi merencanakan kudeta untuk menumbangkan kekuasaan presiden. Menurut laporan intelijen, makar akan dipimpin oleh Mayor Jenderal Sudarsono yaitu seorang panglima Divisi Diponegoro, atasan langsung Letnan Kolonel Soeharto. Mendengar laporan tersebut, langsung datang perintah ke Soeharto dari presiden atau panglima tertinggi untuk menangkap Jenderal Sudarsono.
Soeharto enggan melakukannya karena belum ada bukti. Saat itu Soeharto dilema, karena diberi perintah langsung oleh panglima tertinggi, tanpa menghiraukan hierarki, untuk menangkap atasannya langsung. Soeharto lalu menolak perintah Soekarno lantaran ia berpegang teguh pada setiap perintah harus lewat hierarki. Sejak itulah Soekarno memberi julukan Opsir Koppig kepada Soeharto.