Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi, kolaborasi dan kerjasama semua pihak. Termasuk peran media sosial.
"Semua pihak harus terlibat. Baik itu pemerintah, masyarakat atau komunitas, pelaku usaha, civitas akademi, dan media sosial. Harus bersinergi dan bersama sama, terus menerus dan tidak berhenti untuk mewujudkan udara yang lebih bersih. Sehingga betul betul menjadi budaya bangsa Indonesia,"ungkapnya.
Ia mengharapkan untuk kedepannya, semakin banyak praktik-praktik perbaikan kualitas udara yang dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia.