Dia mengatakan Bonnie adalah "pahlawan". Dia meninggal karena melindungi ketiga putranya yang masih kecil. Salah satu anak ditikam tetapi selamat.
"Dua anak laki-laki ini terbangun dan berteriak tidak bisa membantu," katanya.
"Salah satu anak laki-laki bersembunyi di balik kursi tinggi menyaksikan semuanya terjadi,” ujarnya.
Seperti diketahui, serangan penikaman massal terjadi pada Minggu (4/9/2022). Sepuluh korban masih dirawat di rumah sakit, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.
Saudara laki-laki tersangka utama, Damien Sanderson, juga dituduh berperan dalam serangan yang terjadi di daerah terpencil itu. Pada Senin (5/9/2022), polisi menemukan jenazahnya dan sekarang sedang menyelidiki apakah saudaranya membunuhnya selama pengejaran.
Sebelumnya pada Rabu (7/9/2022), orang tua kedua pelaku telah memohon agar putra mereka yang masih hidup menyerahkan diri.
"Saya ingin meminta maaf untuk putra saya, putra-putra saya," kata ibunya dalam sebuah wawancara dengan CBC News.
"Kami tidak tahu keseluruhan cerita, tapi saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang terluka dan terpengaruh oleh situasi yang mengerikan ini,” lanjutnya.
Polisi belum mengungkapkan dugaan motif dari amukan pisau, yang mencakup 13 TKP terpisah. Keluarga Sanderson diketahui adalah penduduk asli yang berasal dari James Smith Cree Nation.
(Susi Susanti)