3. Korban Terbagi dalam 3 Klaster
Korban terbagi dalam tiga klaster yang merupakan tingkatan tahun sekolahnya.
"Ini ada beberapa klaster. Klaster kelas 7, kemudian kelas 8, dan kelas 9, di mana pada klaster kelas 7 dia kebanyakan melakukan perbuatan pencabulan," kata Direskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro.
Polisi saat ini terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini semabari mengidentivikasi adanya korban lain. Pasalnya, guru bejat ini juga pernah mengajar di sekolah lain di Batang.
4. Siswi Dicabuli di Sekolah
Mirisnya, aksi cabul guru bejat tersebut dilakukan di lingkungan sekolah. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui pencabulan dilakukan di sejumlah lokasi di sekolah. Lokasinya mulai dari ruang OSIS, gudang, ruang kelas, hingga mushola sekolah.